Batang Coffee, UKM yang Matang menjadi Pengusaha Bukan Pedagang

Semarang, chronosradio.com – Butuh Perjuangan ternyata untuk mencapai Batang Coffee, melewaati likuan dan rumah-rumah dan persawahan di dataran yang cukup tinggi namun rasa letih dan lelah hilang ketika Tim Balatkop melihat Masyarakat Jawa Tengah di pedesaan tepatnya Desa Boja Kec. Tersono mampu BERDIKARI (14/1).

Gudang yang besar dan berisi peralatan Coffee yang besar dan pasti mahal namun diusahakannya secara mandiri. Berbagai macam Coffee dikemas dengan apik dan menarik dari Arabika maupun Torabika.

Di Batang Coffee mengolah coffe menjadi siap seduh, ada yang original dan ada pula yang sdh dicampur dengan Gula. Berbagai macam kemasan dan kualitas disediakan sesuai segmentasi pelanggannya namun tetap mengedepankan kualitas Produk yang terbaik.

Pelatihan berjenjang manajemen pemasaran dipilih agar meningkatkan usahanya.. dan Boom!! fantastis, awalnya hanya mampu memperkerjakan 1 karyawan kini dengan meningkatnya Permintaan Pasar, Karyawan Perlu ditambah hingga menjadi 6 orang.

Tak hanya Coffee melihat peluang dan potensi lokal mlinjo yang berlimpah, Rifani Zuniyanto sang Pemilik Batang Coffee turut andil memberdayakan produk lokal emping agar meningkatkan pendapatan masyarakat sekitar.

Tumpukan dus 5 kgan siap kirim hingga luar pulau menanti tuannya. Luar biasa sang pengusaha asal Tersono Batang inipun di akui kredibilitas nya oleh Dinas setempat.

Mas Rifani mengakui pelatihan berjenjang menjadikanya tertantang setiap mengikuti pelatihan dan tugas demi tugas yang aplikatif memudahkan menerapkannya di usahanya dan benar benar bermanfaat, “Kami terpacu dan pengajar yang luar biasa serta menginspirasi kesuksesan peserta”.

Blatkop UKM terus berusaha lebih baik lagi dan siap menghasilkan UKM Berkualitas dan BERDIKARI !!!melalui program pelatihan Berjenjang Tahun 2022. [DinkopUMKMJateng]

See also  Pemprov Kaltara dan Dekranasda Bantu Fasilitasi Pemasaran dan Penjualan WUB

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*