Dandim Kutai Kartanegara : 6000 Orang Menerima Bantuan Tunai Minyak Goreng

Kutai Kartanegara, chronosradio.com – Program bantuan tunai minyak goreng kepada masyarakat penerima manfaat oleh pemerintah pusat di wilayah Kabupaten Kutai Kartanegara di salurkan oleh Kodim 0906/Kutai Kartanegara. Bertempat di Aula Dharmawangsa jalan KH. Ahmad Mukhsin kelurahan Timbau kecamatan Tenggarong, Komandan Kodim 0906/Kutai Kartanegara’ Letkol Inf. Jeffry Satria secara simbolis menyerahkan bantuan tunai minyak goreng kepada masyarakat penerima manfaat. Sabtu (21/5/2022).

Penyaluran bantuan tunai minyak goreng kepada masyarakat penerima juga dihadiri Forkopimda kabupaten Kutai Kartanegara diantaranya Asisten- 1 mewakili Bupati Kukar, Kabid Humas Polres Kukar mewakili Kapolres, kajari dan DPRD Kukar.

Dalam sambutannya Dandim Kukar menyebutkan ada 6000 orang penerima bantuan tunai minyak goreng oleh pemerintah pusat di wilayah kabupaten Kutai Kartanegara, “ada 6000 orang yang menerima bantuan tunai minyak goreng kepada masyarakat penerima manfaat diwilayah kabupaten Kukar berdasarkan hasil pendataan dari 14 Koramil dijajaran Kodim 0906/Kukar, selain itu bantuan ini dikhususkan untuk pedagang kaki lima dan juga pemilik warung yang terdampak langsung dari kenaikan harga minyak goreng”, ungkap Dandim.

Dandim juga mengatakan penerima bantuan tunai minyak goreng sebesar Rp. 300.000 perorang ini merupakan pedagang kaki lima dan pemilik warung yang belum pernah menerima dana BPUM, penerima bantuan tunai ini ditujukan untuk pedagang kaki lima dan pemilik warung yang belum pernah menerima dana BPUM”, tambahnya.

Lebih jauh Letkol Inf. Jeffry Satria menjelaskan dengan bantuan tunai minyak goreng ini harapannya dapat menggerakkan Kembali perekonomian masyarakat ditengah tingginya harga minyak goreng dan dalam pelaksanaannya kita harus sama-sama mengawasi agar bantuan ini benar-benar sampai ketangan penerima, tutupnya. [Dim 0906/Kkr]

See also  HUT ke-2, Asa Gelar Kontes Aglaonema

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*