Industri Kreatif Masih Banyak Kekurangan, Bobby Nasution Ajak Gekrafs Ikut Memajukan

Medan, chronosradio.com – Guna mewujudkan UMKM Kota Medan naik kelas, Wali Kota Medan Bobby Nasution mengajak DPW Gerakan Ekonomi Kreatif Nasional Sumut (Gekrafs) berkolaborasi. Sebagai organisasi yang bergerak di bidang ekonomi kreatif, kolaborasi dengan Gekrafs diyakini dapat memajukan UMKM di Kota Medan. Oleh karenanya Pemko Medan akan mendukung penuh Gekrafs dalam meningkatkan ekonomi kreatif di Sumut, terkhusus di Kota Medan.

Ajakan ini disampaikan Wali Kota Medan Bobby Nasution saat menerima audiensi Gekrafs di Balai Kota, Selasa (18/1). Didampingi Kadis Koperasi dan UMKM Medan Benny Iskandar dan Kabag Ekonomi Setda Kota Medan Regen Harahap, Bobby Nasution mengatakan, industri kreatif di Kota Medan masih begitu banyak kekurangan. Maka dari itu, salah satu program Pemko Medan saat ini adalah meningkatkan pelaku UMKM, khususnya yang ada di kecamatan untuk dapat naik kelas.

“Kami mensupport Gekrafs dalam meningkatkan ekonomi kreatif di Sumut, khususnya Kota Medan. Jika ada yang perlu, kami akan support baik dari infrastruktur maupun yang lainnya guna memajukan UMKM. Apabila ingin berbuat di kecamatan, lihat dari segi konteks, permasalahan dan potensi apa yang bisa dikembangkan di kecamatan tersebut,” kata Bobby  Nasution. Sebelumnya, Ketua DPW Gekrafs Sumut Fadhullah menjelaskan, kedatangan mereka untuk mengundang Wali Kota hadir dalam acara   pelantikan Pengurus Baru Gekrafs di Perguruan Islam Al Amjad Jalan Merpati Medan pada 27 Januari mendatang.

“Organisasi ini bergerak di bidang ekonomi kreatif yang menghimpun pelaku ekonomi kreatif khususnya di Sumut. Kami berharap Pak Wali bersedia menjadi Dewan Pakar DPW Gekrafs nantinya. Melihat sosok Pak Wali yang sangat luar biasa dalam membantu para UMKM, kami percaya di posisi Dewan Pakar nanti dapat membantu Gekrafs untuk berkembang dan berkolaborasi bersama,” ujar Fadillah didampingi Wakil Ketua Jamson HT dan Bendahara Dian Iskandar Nasution. [PemkoMedan]

See also  Diluncurkan Sejak Tahun Lalu, Total Transaksi Blangkon Jateng Mencapai Rp15 Miliar

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*