Manfaat Tergabung UMKM di Kota Solo

Surakarta, chronosradio.com – Usaha Mikro Kecil dan Menengah adalah usaha yang dilakukan perorangan atau badan usaha sesuai dengan Undang-undang Nomor 20 tahun 2008. Penggolongannya berdasarkan jumlah pendapatan tiap tahun, jumlah aset yang dimiliki, dan karyawan yang bekerja didalamnya.

Berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 7 Tahun 2021, kriteria masing-masing usaha mikro, kecil, dan menengah dapat berbeda-beda. Usaha mikro, memiliki modal usaha paling banyak  Rp1 milyar (tidak termasuk tanah dan bangunan), omzet dari penjualannya selama setahun mencapai Rp2 milyar.

Usaha kecil memiliki modal usaha sebanyak Rp1 milyar hingga Rp5 milyar (tidak termasuk tanah dan bangunan), sedangkan omzet selama setahun sebesar Rp2 milyar hingga Rp15 miliar. Sementara usaha menengah, modal usaha lebih dari Rp5 milyar dan paling banyak Rp10 milyar (tidak termasuk tanah dan bangunan), dengan omzet penjualan sekitar Rp15 miliar sampai Rp50 milyar dalam setahun.

UMKM Kota Solo dikelola oleh Dinas Koperasi Usaha Kecil dan Menengah dan Perindustrian Kota Surakarta dan dibentuk berdasarkan Peraturan Daerah Nomor 8 Tahun 2021 tentang Pembentukan dan Susunan Perangkat Daerah.Tujuannya untuk Menyelenggarakan urusan pemerintahan bidang koperasi dan usaha kecil menengah berdasarkan asas otonomi daerah dan tugas pembantuan.

Saat ini pelaku UMKM Kota Solo didominasi dari usaha fashion, kuliner, handicraft, jasa, dan lain-lain. Seluruhnya berada dibawah koordinasi dari Dinas Koperasi Usaha Kecil dan Menengah dan Perindustrian (Dinkop UKM Perin). Sebagai penunjang kebutuhan UMKM secara berkelanjutan, Dinkop UKM Perin rutin mengadakan pelatihan kewirausahaan dari tahun ke tahun.

Pelatihan ini terdiri dari dua kategori, yaitu Wirausaha Pemula (masyarakat umum yang sudah memiliki dasar dari pelatihan) dan Wirausaha Binaan (pelaku UMKM yang akan mengembangkan usahanya). Informasi mengenai pembukaan pelatihan kewirausahaan di-update melalui akun Instagram @dinkopukmperinsurakarta.

See also  Kolaborasi Antar Produk UMKM Medan Masuk Indomaret Drive Thru

Dalam rangka memperkenalkan dan mempromosikan UMKM, Pemerintah Kota Solo menggelar Expo UMKM pada Desember 2021. Acara ini merupakan dukungan Pemerintah Kota Surakarta untuk perkembangan UMKM. Expo ini dapat dijadikan wadah kompetisi bagi pelaku UMKM, karena banyaknya pelaku usaha yang tergabung didalamnya. Dengan adanya acara ini, pemilik usaha diharapkan menjadi lebih percaya diri dan mampu membawa produknya sampai ke pasar regional bahkan internasional.

Pada tanggal 2-3 Februari 2022, Pemerintah Kota Surakarta melalui Balai Pengembangan Sumber Daya Manusia dan Penelitian (BPSDMP), Kementerian Kominfo Yogyakarta, mengadakan pelatihan digital kewirausahaan, bertempat di Hotel Harris Surakarta.

Kegiatan ini bermanfaat untuk melatih peserta, yang notabene adalah pelaku usaha, agar dapat bersaing dan mengembangkan usahanya melalui situs digital. Selain itu, pelatihan ini juga bertujuan untuk memberikan pengarahan kepada pelaku UMKM supaya memiliki pemahaman dan pengetahuan yang benar terkait dengan pengelolaan keuangan.

Dengan mendirikan UMKM, dapat membuka lapangan kerja baru. Semakin banyak UMKM, semakin banyak pula tenaga kerja yang dibutuhkan. Demikian, dapat mengurangi angka pengangguran dan menekan angka kemiskinan di Indonesia. Selain itu, UMKM yang tersebar di banyak wilayah, dapat mendorong terciptanya perekonomian yang merata. [PemkotSolo]

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*