Memulai dari Dasar, Calon Ketua Umum Kadin Indonesia Arsjad Rasjid Raih Sukses Besar

Jakarta, chronosradio.com – Sosok Arjad Rasjid sebagai calon kuat Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin Indonesia) sudah tak diragukan lagi. Presiden Direktur PT Indika Energy Tbk ini sukses menapaki dunia usaha sejak dari dasar. Segudang kepercayaan dan prestasi di dalam negeri dan luar negeri pun disabetnya.

Wakil Ketua Komite Tetap Hubungan Antar Lembaga Dewan Pengurus Pusat Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Wakomtap Kadin), Siswaryudi Heru  menyebut, Arsjad Rasjid adalah sosok pengusaha sukses yang tidak mengandalkan fasilitas dari Pemerintah dan Perbankan dalam menapaki kesuksesan bisnisnya. “Jadi proses itu memang tidak membohongi hasil. Proses tidak akan mengkhianati hasil. Arjad Rasjid memulai usahanya dari dasar sekali. Hal itu dapat dilihat dan dirasakan saat ini. Sukses besar yang diraihnya adalah hasil kerja keras dan juga kepiawaiannya memimpin perusahaan. Makanya, Arsjad Rasjid sangat cocok dan kini menguat sebagai Ketua Umum Kadin Indonesia,” tutur Siswaryudi Heru, kepada wartawan, di Jakarta, Kamis (20/05/2021).

Selain ulet dan gigih, lanjut Siswaryudi Heru yang juga Ketua Perikanan dan Nelayan Dewan Ekonomi Indonesia Timur (DEIT) ini, Arsjad Rasjid juga seorang yang rendah hati, yang dididik dengan gemblengan orang tua yang sangat peduli dengan kelas golongan menengah ke bawah. Arsjad Rasjid mampu bertahan dan bahkan bangkit dari kondisi keterpurukan ekonomi menjadi kampiun di PT Indika Energy Tbk yang dipimpinnya. Selain itu, Arsjad Rasjid juga ternyata banyak mendapat prestasi dari lembaga ekonomi dan dunia internasional,” tutur Siswaryudi Heru.

Siswaryudi Heru menyebut, Arsjad Rasjid berhasil membesarkan aset PT Indika Energy Tbk dari Rp 2,87 Triliun pada tahun 2005 menjadi di kisaran Rp 50 Triliun di Tahun 2020.  Selain itu, Arsjad Rasjid membawa PT Indika Energy Tbk meraih penghargaan Global Growth Company dari World Economic Forum.

Arsjad Rasjid juga terpilih sebagai Young Global Leader Oleh World Economic Forum. Kemudian, Arsjad Rasjid juga menerima penghargaan Best Executive In Indonesia dari Asiamoney. Arsjad Rasjid berhasil melakukan turnaround  strategy pada saat sulit, hingga perusahaan berbalik positif,” ujar Siswaryudi Heru.

See also  Presiden: Kerahkan Segala Kekuatan dan Upaya untuk Penyelamatan 53 Awak Kapal

Siswaryudi Heru mengatakan, Arsjad Rasjid telah membuktikan dirinya sebagai pengusaha yang memulai dari nol hingga mencapai kesuksesan tanpa meninggalkan akarnya. “Saya salut dengan pengusaha yang bisa melanjutkan dan membesarkan usaha keluarga tapi lebih salut lagi untuk pengusaha yang membesarkan usahanya sendiri dari nol, karena pasti lebih membumi,” jelas Siswaryudi Heru.

Arsjad Rasjid juga berkemauan agar Kadin ke depan sebagai Kadin yang merakyat, terbuka, inklusif, dan kolaboratif dengan seluruh unsur ekonomi di Indonesia, berdasarkan karakter jujur, tabah dan setia.  “Saya yakin, bahwa seluruh saudara saudari pengusaha Indonesia akan menang dan sukses di kancah dunia ekonomi global baru menuju Indonesia Emas,” jelasnya.

Oleh karena itulah, Arsjad Rasjid juga berkeinginan agar Kadin diisi oleh pengusaha pemenang, berilmu dan berakhlak, dengan komitmen dan etos kerja yang menjauhkan diri dari pencitraan dan kepalsuan.  Arsjad Rasjid adalah salah satu calon Ketua Umum Kadin Indonesia, memiliki visi untuk mengoptimalkan potensi Kadin daerah yang sebelumnya masih terabaikan.  Arsjad yang juga menjabat sebagai Presiden Direktur PT Indika Energy Tbk  mengibaratkan, jika Kadin perusahaan, Kadin Provinsi dan asosiasi adalah para pemegang saham.

Karena itu Arsjad Rasjid memiliki visi membangun Kadin baru yang inklusif dan kolaboratif. Membangun Kadin sebagai rumah bersama. Kemudian mendorong Kadin Indonesia untuk menjadi partner utama pemerintah dalam transformasi sektor kesehatan terutama penanganan Covid-19, dengan fokus pada implementasi vaksinasi gotong-royong.

Arsjad Rasjid menyampaikan, menjadi pengusaha adalah pejuang. Sebab, kondisi hari ini, Indonesia dan dunia menghadapi perang yang sangat riil. “Kalau jadi pengusaha sekarang ini sangat penting sekali, karena menjadi pengusaha dan berusaha itu adalah sebagai pejuang. Kalau dibayangkan hari ini, kita itu sedang menghadapi dua perang, satu, menghadapi perang kesehatan ataupun pandemi, yang kedua adalah perang ekonomi,” ujar Arsjad Rasjid mengenai impiannya terhadap Kadin ke depan.

Untuk melakukan pemulihan ekonomi, lanjutnya, Indonesia membutuhkan pejuang-pejuang yang menjadi pengusaha untuk memulihkan perekonomian. “Untuk itu, kita perlu memperbanyak pejuang, yakni pejuang ekonomi,” ujarnya.

Lebih lanjut, kata dia, dengan menjadi pengusaha, bisa menciptakan lapangan pekerjaan. “Kalau kita menciptakan lapangan pekerjaan, berarti kita membantu bangsa kita supaya akhirnya mengurangi kemiskinan,” jelas Arsjad Rasjid. Dengan membangun perekonomian yang kuat, Arsjad Rasjid yakin Indonesia akan mampu dan memenangi perang yang sedang terjadi di jaman ini. “Menjadi pengusaha juga memperkuat fondasi ekonomi kita. Dalam peperangan, fondasi ekonomi sangatlah penting. Maka sekali lagi, penting untuk menjadi pengusaha, apalagi di jaman sekarang,” ujarnya.

Sebagai bakal Ketua Umum Kadin Indonesia, ada empat bidang pokok yang menjadi penegakan Arsjad Rasjid dalam mengembangkan Kadin ke depan.

Pertama, untuk segmen Ekonomi Nasional dan Daerah. Arsjad Rasjid telah menetapkan visi misi serta program-program yang bagus bagi para Pengusaha Nasional dan Daerah. Yakni, mengangkat potensi-potensi setiap daerah di Indonesia, melalui Promosi Industri Kreatif dan Destinasi Pariwisata Baru.

Kemudian, mempercepat implementasi digital 4.0, menumbuhkan usaha berorientasi ekspor, mendorong implementasi Kawasan Ekonomi Khusus (KEK), mengembangkan infrastruktur nasional, mendorong investasi, dan mengakselerasi pengembangan sektor energi terbarukan.

Kedua, Kadin sebagai Tulang Punggung Kesehatan. Ke depan, Kadin menjadi partner utama Pemerintah dalam menangani Covid-19. Di antaranya, adanya kerja sama antara Pemerintah dan Swasta melalui peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM) Kesehatan, serta penguatan infrastruktur kesehatan.

Ketiga, untuk Internal Organisasi dan Regulasi, Kadin menjadi wadah komunikasi dan konsultasi antar pengusaha. Serta antar pengusaha dengan Pemerintah, memaksimalkan Undang-Undang Kadin, mengakselerasi implementasi Undang-Undang Cipta Kerja, serta mendorong kemudahan pengajuan ijin dan pendanaan.

See also  Candi Borobudur Jadi Lokasi Puncak Peringatan Gernas BBI

Keempat, segmen Kewirausahaan dan Kompetensi, Arsjad Rasjid menetapkan visi misi dan program-program membangun kekuatan SDM Nasional yang kompetitif, dengan mendirikan innovation hub atau Warung Inovasi, meningkatkan kualitas dan kapasitas pengusaha nasional melalui vocational trainingmengembangkan ekosistem kewirausahaan sosial dan akselerasi transformasi masyarakat 5.0.

Arsjad Rasjid yang kini Wakil Ketua Umum Kadin Bidang Pengembangan Pengusaha Nasional itu meminta agar Kadin Indonesia harus ikut serta memberikan masukan pada penyusunan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). “Karena Kadin adalah sebagai partner Pemerintah. Jadi, Kadin tidak semata menjadi objek regulasi yang dikeluarkan Pemerintah,” jelasnya.

Keseriusan Arsjad Rasjid ini pun telah dituangkan dalam Program Kerjanya, yang menyatakan, Kadin menjadi Mitra  Pemerintah Daerah, yang akan ikut memberikan masukan dalam penyusunan APBD. Serta menjadi Asosiasi Mitra dari BUMN dan BUMD dalam mengeksekusi APBN. 

Lebih lanjut, Arsjad Rasjid juga telah menetapkan agar ke depan Kadin juga dapat membantu pertumbuhan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM). Sehingga, Kadin dan Pemerintah harus berjalan beriringan, agar kebijakan yang dikeluarkan Pemerintah lebih tepat sasaran dan efisien.

Bagi Arsjad Rasjid, Kadin diibaratkan Perusahaan, maka seluruh Kadin Daerah dan Asosiasi adalah pemegang sahamnya. “Tugas kita sebagai Kadin Nasional adalah menciptakan values bagi para Pemegang Saham tersebut. Kadin Daerah yang tahu apa isu lokalnya, Asosiasi yang mengerti industrinya. Ini yang harus kita kombinasikan,” jelasnya.

Ke depan, Pengurus Kadin Pusat dan Daerah harus senantiasa berjalan beriringan bersama Pemerintah. Dan, terus mengingatkan agar semua pihak saling membantu demi mewujudkan kesejahteraan para pelaku UMKM. Dalam perjalanan hidupnya, terutama dalam melakoni dunia usaha, Arsjad Rasjid mengakui dirinya banyak mendapat wejangan dan didikan dari kedua orang tuanya. “Sosok teladan di hidup saya adalah orang tua. Banyak nilai-nilai kehidupan yang saya terapkan di hidup ini, bahkan di pekerjaan saya, karena mereka,” ujar Arsjad Rasjid.

Arsjad Rasjid menuturkan, dirinya tidak akan bisa maju, apabila egois dan tidak menghargai orang lain. Karena itulah, dia selalu memegang teguh pesan dan amanah kedua orang tuanya untuk selalu humble. “Saya selalu teringat pesan Ayah dan Ibu saya untuk tetap humble dan menghargai orang lain. Pesan ini yang selalu saya bawa hingga saat ini. Tanpa support dari orang tua saya, dari istri, dan anak-anak saya, saya tidak akan jadi apa-apa. Mereka yang membantu saya untuk menjadikan saya seperti saat ini,” jelas Arsjad Rasjid.

Ada satu didikan orang tuanya yang selalu diterapkannya, yakni bahwa setiap orang yang bekerja, harus dipastikan mendapat makan dan juga mendapat tempat tinggal yang layak. Make sure, bahwa dapurnya harus ngebulMake sure, ada papan untuk tinggal,” ujar Arsjad Rasjid menegaskan pesan orang tuanya. [JON]

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*