Sudut Kota Solo Sebagai Rujukan Para Peminat Buku

Surakarta, chronosradio.com – Kota Solo merupakan salah tempat tumbuh dan berkembangnya intelektualitas. Selain keberadaan sejumlah universitas dan berbagai lembaga pendidikan, juga museum, di kota ini juga bisa ditemukan pusat jual buku baru maupun buku bekas. Dua lokasi pusat hunting buku seken tersebut adalah Busri (mburi Sriwedari) dan Gladak.

Bedanya,  untuk di belakang Sriwedari banyak tersedia buku-buku pelajaran sementara di Gladak lebih tema umum. Pusat buku Gladak tepatnya berlokasi di sisi Barat Utara Alun-Alun, di bawah pohon Beringin nan rindang. Ada beberapa toko penjual buku. Bagi pecinta buku, berburu buku bekas terbitan tahun 80-90an lebih cocok dicari di sini.

Uniknya, di pasar buku bekas Gladak ini, para penjaja tidak begitu hafal apa saja buku yang dijualnya, begitu pun dengan letaknya di mana. Jadi, para pencari buku bisa langsung mencari sendiri. Mayoritas buku di sini sudah tidak lagi dijual di toko buku karena memang cetakan lama.

Tidak hanya buku umum terdapat juga majalah, buletin, komik, novel dan beragam jenis buku lain yang tersedia. Buku-buku lawas didapat pedagang biasanya dari masyarakat yang menemukan buku milik orang tua bahkan kakeknya.

Dari sisi harga, tentu jauh berbeda dengan buku baru. Namun kualitas cetakan apalagi isi, tidak sedikit yang sebenarnya lebih unggul dibandingkan buku baru. Utamanya untuk kolektor buku lama yang mencari buku-buku dengan tema yang tajam atau buku-buku sejarah. Jika kita beruntung, dapat menemukan buku istimewa namun dijual sangat murah.

Meski zaman telah berubah tetapi geliat para pedagang buku Gladak masih tetap eksis dengan para pelanggannya. Bahkan tidak jarang para kolektor buku memesan judul tertentu untuk dicarikan. Disinilah salah satu pasar yang ikatan pedagang maupun konsumennya cukup kuat. [PemkotSurakarta]

See also  Safari Ramadan di Malinau, Gubernur Naik Roda Dua dari Tanjung Selor

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*